Pemkot Makassar

Pemkot Makassar, OJK, dan Pegadaian Bangun Ekosistem Warga Sehat dan Cerdas Finansial

×

Pemkot Makassar, OJK, dan Pegadaian Bangun Ekosistem Warga Sehat dan Cerdas Finansial

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat serta PT Pegadaian mendorong masyarakat membangun gaya hidup sehat, cerdas mengelola keuangan, dan peduli terhadap lingkungan.

Kolaborasi tersebut mengemuka dalam ajang Gold Run yang berlangsung di Makassar. Selain mengajak warga berolahraga, kegiatan ini menghadirkan edukasi finansial dan pesan lingkungan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah dan lembaga jasa keuangan ingin memperluas manfaat kegiatan olahraga agar tidak berhenti pada kebugaran tubuh. Masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan serta menjaga lingkungan sekitar.

Makassar Move Ajak Warga Aktif dan Peduli Lingkungan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Syamsul Bahri, mengapresiasi kontribusi Pegadaian yang rutin menghadirkan kegiatan olahraga bagi masyarakat setiap akhir pekan.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Makassar meningkatkan partisipasi warga dalam aktivitas olahraga. Karena itu, ia mengajak para pelari dan komunitas olahraga memanfaatkan fitur Makassar Move dalam aplikasi Lontara.

“Melalui fitur ini, masyarakat tidak hanya merekam aktivitas fisik, tetapi juga bisa melaporkan kondisi lingkungan, seperti jalan rusak atau masalah sampah, saat berolahraga,” ujar Syamsul Bahri.

Dengan demikian, masyarakat dapat menggabungkan aktivitas olahraga dan kepedulian terhadap lingkungan. Warga juga memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temukan di sekitar tempat tinggal maupun jalur olahraga.

Pegadaian Dorong Pertumbuhan UMKM Makassar

Selain mengembangkan kebiasaan hidup sehat, Syamsul Bahri menyoroti pentingnya peran lembaga keuangan dalam mendukung perekonomian daerah.

Ia menilai, perbankan dan lembaga keuangan nonbank, termasuk Pegadaian, memiliki peran strategis dalam membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas usaha.

Dukungan pembiayaan, edukasi keuangan, serta akses terhadap layanan finansial dapat membantu UMKM memperkuat usaha dan meningkatkan daya saing. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga jasa keuangan perlu terus dikembangkan.

Di sisi lain, Pemkot Makassar juga mendorong masyarakat membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah. Pemisahan sampah organik dan anorganik menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan kota.

OJK Tekankan Pentingnya Kesehatan Finansial

Sejalan dengan agenda tersebut, Kepala OJK Sulselbar, Moh. Muchlasin, mengingatkan masyarakat agar menyeimbangkan gaya hidup sehat dengan pengelolaan keuangan yang matang.

Menurutnya, generasi muda perlu mulai membangun kebiasaan menabung dan merencanakan keuangan sejak usia belasan hingga 20-an tahun. Kebiasaan tersebut penting untuk menghadapi berbagai kebutuhan, termasuk pendidikan, cicilan, dan persiapan kehidupan berkeluarga.

“Badan boleh sehat, tetapi jangan sampai kita masuk angin secara finansial saat menghadapi kewajiban biaya pendidikan, cicilan, hingga dana pernikahan. Kesehatan fisik dan finansial harus berjalan seiring,” jelas Moh. Muchlasin.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami kondisi keuangan pribadi sebelum mengambil keputusan finansial. Dengan perencanaan yang baik, generasi muda dapat membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat untuk menghadapi masa depan.

OJK Ingatkan Warga Waspadai Kejahatan Finansial

Selain mendorong kebiasaan menabung, OJK mengingatkan masyarakat Makassar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital atau pasobis serta investasi bodong.

Kemudahan transaksi digital memang memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan kemampuan mengenali risiko dan memeriksa legalitas layanan keuangan.

OJK menyampaikan tiga prinsip penting yang perlu diperhatikan masyarakat.

Pertama, bersikap rasional dalam berinvestasi. Masyarakat sebaiknya tidak mudah percaya pada tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat. Sebelum menanamkan dana, calon investor perlu memahami skema usaha, potensi keuntungan, dan risiko yang mungkin muncul.

Kedua, pastikan legalitas lembaga keuangan. Masyarakat perlu memilih layanan keuangan resmi dan memeriksa status terdaftar atau berizin melalui kanal informasi OJK. Langkah ini membantu mengurangi risiko bertransaksi dengan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ketiga, gunakan kanal pengaduan resmi. Apabila menemukan kejanggalan atau dugaan penipuan keuangan, masyarakat dapat menghubungi layanan pengaduan OJK untuk memperoleh informasi dan bantuan sesuai prosedur.

Sinergi Berkelanjutan untuk Makassar yang Lebih Baik

Kolaborasi Pemkot Makassar, OJK, dan Pegadaian melalui Gold Run menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi ruang edukasi yang lebih luas.

Selain menjaga kebugaran, masyarakat diajak membangun kebiasaan finansial yang sehat dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pada saat yang sama, dukungan terhadap UMKM menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.

Dengan sinergi yang berkelanjutan, berbagai pihak berharap masyarakat Makassar semakin aktif, cerdas mengelola keuangan, dan peduli terhadap lingkungan. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan membangun generasi yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *