ELINE.NEWS, MAKASSAR — PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkuat kepemimpinannya di pasar otomotif nasional setelah New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari konsumen.
Toyota menghadirkan model elektrifikasi tersebut untuk melengkapi jajaran Low Multi Purpose Vehicle (LMPV). Menariknya, New Veloz Hybrid EV mencatatkan peningkatan penjualan yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Selain itu, model ini turut menjadi salah satu penggerak pertumbuhan market share Toyota, baik di segmen LMPV maupun secara keseluruhan. Peningkatan tersebut juga terlihat khususnya di area penjualan Kalla Toyota.
New Veloz Hybrid EV mengusung teknologi HEV (Hybrid Electric Vehicle) yang diproduksi secara lokal. Karena itu, kendaraan ini hadir untuk menjawab kebutuhan keluarga modern terhadap mobil 7-seater yang tangguh, efisien, sekaligus lebih ramah lingkungan.
Marketing General Manager Toyota, Suliadin, mengatakan penjualan Toyota di segmen MPV Low terus menunjukkan pertumbuhan hingga Agustus 2026.
“Hingga periode Agustus 2026, penjualan Toyota di segmen MPV Low mengalami peningkatan hingga 40% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Hadirnya Veloz Hybrid EV terbukti mendorong dominasi Toyota di segmen MPV Low dengan market share 66,2%,” ujar Suliadin.
Menurutnya, berbagai respons positif terhadap New Veloz Hybrid EV semakin mendorong Toyota untuk menghadirkan pilihan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Selanjutnya, kehadiran New Veloz Hybrid EV semakin memperkokoh posisi Toyota di segmen MPV Low. Model tersebut juga menjadi salah satu pilihan utama bagi konsumen keluarga di Indonesia.
Tren permintaan terhadap varian Veloz Hybrid turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan pangsa pasar Toyota secara keseluruhan di industri otomotif nasional.
Dari sisi teknologi, New Veloz Hybrid EV memadukan mesin bensin 1.5L dengan motor listrik cerdas. Kombinasi tersebut dirancang untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar tanpa membutuhkan pengisian daya eksternal karena menggunakan sistem self-charging.
Pada saat yang sama, Toyota tetap mempertahankan fleksibilitas interior sebagai MPV 7-seater. Toyota menempatkan baterai lithium-ion dengan tata letak yang hemat ruang sehingga tidak menghilangkan fungsi utama kendaraan keluarga.
“Tingginya minat pelanggan terhadap jenis unit elektrifikasi serta antusiasme terhadap New Veloz Hybrid EV menjadi bukti kuatnya kepercayaan pelanggan. Ditambah dengan situasi kelangkaan BBM yang terjadi saat ini, teknologi hybrid terbukti menjadi solusi paling praktis dan ekonomis bagi konsumsi harian masyarakat,” lanjut Suliadin.
Selain teknologi hybrid, Toyota juga melengkapi New Veloz Hybrid EV dengan teknologi keselamatan aktif Toyota Safety Sense (TSS). Fitur tersebut memberikan perlindungan bagi keluarga sekaligus meningkatkan aspek keselamatan selama berkendara.
Dengan demikian, kehadiran New Veloz Hybrid EV semakin mempertegas komitmen Toyota terhadap strategi Multi-Pathway. Melalui strategi tersebut, Toyota membuka akses teknologi elektrifikasi bagi lebih banyak masyarakat Indonesia melalui produk ramah lingkungan yang diproduksi secara lokal.











