ELINE.NEWS,KENDAL – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Kali ini, keduanya meresmikan Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah nyata dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri otomotif. Para siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori dan praktik di sekolah, tetapi juga pengalaman langsung menjalankan layanan bengkel sesuai standar industri Honda.
Baca juga: Riding, Kreativitas, dan Kebersamaan Jadi Warna Scoopy Riding Asmo Sulsel di Makassar
Peresmian Pos AHASS TEFA ke-31 ini turut disaksikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus meningkatkan daya saing lulusan SMK di sektor otomotif.
Menariknya, SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebelumnya berhasil meraih predikat Best of The Best SMK Mitra Binaan Astra Honda 2025 pada ajang Festival Vokasi Satu Hati 2026. Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi sekolah sebagai salah satu pusat pengembangan talenta muda otomotif roda dua di Indonesia.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengapresiasi kontribusi AHM dalam mendukung pendidikan vokasi. Menurutnya, program ini selaras dengan upaya pemerintah daerah yang tengah menyiapkan kawasan industri otomotif berdaya saing tinggi.
“Program ini sangat membantu menciptakan tenaga kerja terampil yang siap masuk ke dunia industri. Kami berharap manfaatnya dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kendal,” ujarnya.
Melalui Pos AHASS TEFA, siswa memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pelayanan dan perawatan sepeda motor Honda. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memahami budaya kerja profesional, standar pelayanan, hingga kualitas pekerjaan yang diterapkan di industri otomotif.
Salah satu siswa kelas XII TSM SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Nasrul Aburizal, mengaku fasilitas tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan praktik biasa di sekolah.
“Di Pos AHASS TEFA kami bisa memahami standar kerja industri secara langsung dan belajar memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” katanya.
Selain menjadi sarana pembelajaran, Pos AHASS TEFA juga melayani masyarakat umum. Fasilitas ini didukung empat pit kerja yang mampu menangani hingga 16 unit sepeda motor Honda setiap hari. Layanan yang tersedia meliputi servis berkala, penggantian oli, hingga penyediaan suku cadang asli Honda Genuine Parts (HGP).
Seluruh pekerjaan servis dilakukan oleh siswa yang telah dinyatakan kompeten melalui Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda. Proses pengerjaan juga mendapat pendampingan langsung dari teknisi AHASS Dealer Astra Motor Weleri guna memastikan kualitas layanan tetap sesuai standar Honda.
Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, Pos AHASS TEFA turut dilengkapi area konsultasi di front desk dan ruang tunggu yang nyaman selama proses servis berlangsung.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan Pos AHASS TEFA dirancang tidak hanya sebagai laboratorium pembelajaran, tetapi juga sebagai pusat layanan purna jual Honda yang berkualitas bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, keberadaan fasilitas ini memberi kesempatan bagi siswa untuk merasakan pengalaman kerja yang lebih nyata sekaligus memahami standar pelayanan industri secara langsung.
“Melalui Pos AHASS TEFA, siswa dapat mengasah keterampilan teknis sekaligus membangun mental profesional sebelum memasuki dunia kerja. Kami berharap program ini mampu melahirkan SDM unggul yang siap mendukung perkembangan industri dan pembangunan daerah,” ujar Muhibbuddin.
Program Teaching Factory merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan AHM dalam pengembangan pendidikan vokasi yang telah dijalankan sejak 2010 melalui kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Melalui kolaborasi ini, AHM terus mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di industri otomotif nasional.











