Pendidikan

Poltekpar Makassar Sambut 791 Mahasiswa Baru, Ustadz Maulana Tekankan Pentingnya Ilmu dan Karakter

×

Poltekpar Makassar Sambut 791 Mahasiswa Baru, Ustadz Maulana Tekankan Pentingnya Ilmu dan Karakter

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR – Pentingnya ilmu sebagai bekal meraih kesuksesan dunia dan akhirat menjadi pesan utama yang disampaikan Ustadz Maulana dalam Kuliah Umum yang menjadi bagian dari rangkaian Sidang Terbuka Senat Akademik Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar. Kegiatan yang berlangsung di Balairung I Wayan Bendhi, Senin (3/8), tersebut diikuti oleh 791 mahasiswa baru dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Poltekpar Makassar.

Sebelum kuliah umum berlangsung, Sidang Terbuka Senat Akademik dipimpin Ketua Senat Akademik Politeknik Pariwisata Makassar, Dr. Andi Hasbi, S.Sos., M.M. Sidang ini menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.

Baca juga: Kementerian Pariwisata dan Poltekpar Makassar Perkuat Kompetensi Aparatur Lewat PARDAS 2026

Dalam sambutannya, Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M., Par., CHE, menegaskan bahwa diterimanya mahasiswa di Poltekpar Makassar bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari proses membangun kompetensi dan karakter sebagai insan pariwisata.

“Diterima di Politeknik Pariwisata Makassar bukanlah tujuan akhir. Justru hari inilah titik awal bagi Saudara untuk membangun masa depan melalui proses belajar, berlatih, berkarya, dan mengembangkan diri,” ujar Dr. Herry.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa menjadikan tema Character, Creativity, Contribution sebagai nilai yang diterapkan selama menempuh pendidikan. Menurutnya, industri pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga berintegritas, kreatif, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri.

Pada sesi kuliah umum, Ustadz Maulana mengajak mahasiswa baru menanamkan semangat menuntut ilmu sejak awal perkuliahan. Ia menegaskan bahwa ilmu merupakan fondasi utama dalam setiap ikhtiar manusia untuk meraih keberhasilan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat.

“Kalau ingin sukses dunia, raihlah dengan ilmu. Kalau ingin sukses akhirat, raihlah dengan ilmu. Kalau ingin keduanya, dunia dan akhirat, juga harus dengan ilmu,” pesan Ustadz Maulana yang disambut antusias para mahasiswa baru.

Selain pentingnya ilmu, Ustadz Maulana juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh akhlak, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam menjalani proses pembelajaran. Menurutnya, masa kuliah harus dimanfaatkan untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan membangun karakter sebagai bekal menghadapi kehidupan serta dunia kerja.

Kuliah umum tersebut juga menghadirkan Arifuddin Alwi, alumni Program Studi Seni Kuliner Poltekpar Makassar yang kini berkarier di PT Dupak Karya Galesong. Dalam pemaparannya, ia membagikan pengalaman berkarier di industri sekaligus mendorong mahasiswa memanfaatkan setiap kesempatan selama masa studi, mulai dari praktik, sertifikasi kompetensi, magang industri, hingga membangun jejaring profesional.

Melalui rangkaian Sidang Terbuka Senat Akademik dan Kuliah Umum tersebut, Poltekpar Makassar kembali menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang unggul secara akademik dan profesional, sekaligus memiliki karakter, integritas, serta semangat belajar sepanjang hayat sebagai bekal menghadapi tantangan industri pariwisata yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *