Pemkot Makassar

Pete-pete Laut Wujud Nyata Perjuangan Munafri, Warga Sangkarrang Kini Nikmati Transportasi Antarpulau Gratis

×

Pete-pete Laut Wujud Nyata Perjuangan Munafri, Warga Sangkarrang Kini Nikmati Transportasi Antarpulau Gratis

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR — Kehadiran layanan transportasi laut gratis Pete-pete Laut di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat pulau yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses transportasi antarpulau.

Program yang dioperasikan menggunakan KM Banawa Nusantara 27 tersebut kini menjadi penghubung penting bagi warga di gugusan pulau Kecamatan Sangkarrang, sekaligus membuka akses yang lebih mudah terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Di balik hadirnya layanan tersebut, terdapat perjuangan panjang yang dilakukan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat kepulauan kepada pemerintah pusat.

Pada Oktober 2025, Munafri secara langsung menemui jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi warga Kepulauan Sangkarrang yang selama ini mengalami keterbatasan sarana transportasi dan infrastruktur pendukung.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri meminta dukungan pemerintah pusat berupa kapal penghubung antarpulau serta peningkatan fasilitas dermaga guna memperkuat konektivitas wilayah kepulauan yang menjadi bagian dari Kota Makassar.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan hadirnya KM Banawa Nusantara 27 yang resmi beroperasi melayani rute antarpulau di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

BACA JUGA : Anggota Legislatif Ray Suryadi Apresiasi Wali Kota Makassar Hadirnya Pete-Pete Laut

Program ini pun langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Salah satunya disampaikan Rosdiana, warga Pulau Barrang Lompo, yang mengaku merasakan manfaat besar dari layanan transportasi laut gratis tersebut.

Menurutnya, keberadaan Pete-pete Laut menjadi solusi atas kebutuhan transportasi yang selama ini belum terlayani secara optimal.

“Ini sangat membantu masyarakat Kepulauan Sangkarrang. Selama ini kami kesulitan bepergian ke pulau-pulau tetangga karena belum ada transportasi yang secara khusus melayani rute tersebut,” ujarnya.

Rosdiana menjelaskan bahwa sebelumnya masyarakat hanya mengandalkan kapal penumpang reguler yang melayani perjalanan menuju Kota Makassar.

Sementara untuk mobilitas antarwilayah pulau di Kecamatan Sangkarrang, pilihan transportasi sangat terbatas sehingga sering menyulitkan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kini, dengan hadirnya Pete-pete Laut, masyarakat dapat lebih mudah melakukan perjalanan antarpulau untuk berbagai keperluan, mulai dari mengakses layanan kesehatan, pendidikan, kegiatan sosial, hingga aktivitas ekonomi.

Layanan tersebut juga diprioritaskan untuk membantu mobilitas tenaga kesehatan, guru, pelajar, serta masyarakat umum yang membutuhkan akses transportasi yang aman dan terjangkau.

Bagi masyarakat kepulauan, program ini menjadi simbol hadirnya pemerintah dalam memastikan pemerataan pelayanan publik hingga ke wilayah terluar Kota Makassar.

Selain memperkuat konektivitas wilayah, Pete-pete Laut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memperlancar distribusi barang dan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.

Rosdiana berharap layanan tersebut dapat terus beroperasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap program ini bisa terus berlanjut. Kehadirannya sangat membantu warga dan manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat di pulau-pulau,” katanya.

Dengan beroperasinya Pete-pete Laut, warga Kepulauan Sangkarrang kini memiliki akses transportasi yang lebih layak, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menjawab kebutuhan masyarakat kepulauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *