ELINE. NEWS, MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menunjukkan komitmen nyatanya terhadap kelestarian lingkungan dengan berpartisipasi aktif dalam aksi bersih lingkungan dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2026.
Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., dengan melibatkan seluruh jajaran pegawai DPPKB Makassar.
Aksi kolektif ini menjadi ruang edukasi publik untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan vitalnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi awal menciptakan tatanan hidup yang sehat dan kondusif.
Hubungan Erat Lingkungan Bersih dan Kesehatan Keluarga
Irwan Bangsawan menegaskan bahwa kebersihan lingkungan tidak sekadar berfokus pada estetika dan keindahan tata kota semata, melainkan memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Lingkungan yang tertata rapi dan bebas dari tumpukan sampah mampu mencegah risiko drainase tersumbat serta meminimalisasi munculnya berbagai sumber penyakit menular.
DPPKB Makassar menggarisbawahi bahwa kondisi lingkungan yang higienis merupakan salah satu parameter penting dalam menunjang kualitas hidup keluarga.
Kawasan tempat tinggal yang sehat akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan seluruh aktivitas harian secara optimal.
Tinggalkan Budaya Seremonial, Galakkan Kebiasaan Berkelanjutan
Melalui momentum World Cleanup Day 2026, DPPKB Makassar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menjadikan gerakan kebersihan sebagai agenda seremonial tahunan belakangan saja.
Budaya menjaga kebersihan perlu diinternalisasi menjadi pola hidup sehari-hari yang diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan instansi perkantoran, kawasan pemukiman warga, hingga fasilitas umum.
Masyarakat diimbau untuk mengawali langkah pembiasaan ini dari hal-hal sederhana di tingkat tapak, seperti disiplin memilah dan membuang sampah pada tempatnya, menekan penggunaan material yang sulit terurai, serta merawat kebersihan area sekitar rumah secara swadaya.
Dengan mengusung spirit gotong royong “Bersih lingkungannya, sehat warganya, nyaman kotanya”, aksi ini diharapkan mampu menyulut kesadaran kolektif bahwa perubahan besar untuk menciptakan Kota Makassar yang lebih bersih dan nyaman selalu dimulai dari kepedulian setiap individu











