Pemkot Makassar

Evaluasi Program Penurunan Stunting Semester I 2026, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi dan Intervensi Lintas Sektor

×

Evaluasi Program Penurunan Stunting Semester I 2026, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi dan Intervensi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini

ELINE. NEWS, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah tegas dalam mengoptimalkan percepatan penanggulangan gizi buruk dan pencegahan stunting melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Semester I Tahun 2026, Rabu (7/10/2026).

​Agenda strategis yang dilangsungkan di Makassar ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, serta dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar.

​Kepala Dinas DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, menegaskan bahwa forum evaluasi ini sangat krusial untuk mengukur capaian program selama semester pertama, mengidentifikasi hambatan di lapangan, serta menyelaraskan langkah intervensi agar tepat sasaran.

​”Penurunan stunting memerlukan kerja terpadu dan berkelanjutan yang melibatkan lintas sektor. Melalui evaluasi TPPS Semester I ini, kita memastikan setiap program mulai dari pendampingan keluarga berisiko stunting, pemenuhan gizi, hingga edukasi pola asuh berjalan selaras dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput,” ungkap Irwan Bangsawan.

​Intervensi Terpadu dan Penguatan Ketahanan Keluarga

​Dalam rapat koordinasi tersebut, ditekankan pula bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya bertumpu pada aspek medis atau pelayanan kesehatan semata. Dibutuhkan pendekatan holistik yang mencakup perbaikan pola asuh, peningkatan akses air bersih, sanitasi layak, serta edukasi berkelanjutan bagi ibu hamil dan keluarga berisiko.

​Pemkot Makassar terus mendorong agar komitmen bersama antarsektor ini dapat konsisten dijalankan hingga tingkat kelurahan, sehingga target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal demi mewujudkan generasi masa depan Kota Makassar yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *