ELINE.NEWS, GOWA — South Sulawesi Amateur Open Golf International (SSAO) Series 4 kembali membawa nama Sulawesi Selatan ke panggung golf internasional. Turnamen golf amatir bertaraf internasional ini akan berlangsung pada 22–24 September 2026 di Padivalley Golf Club, Gowa, dengan proyeksi kehadiran 85–90 pegolf dari 13 negara.
Mereka berasal dari berbagai negara, seperti India, Korea Selatan, Jepang, Bangladesh, Mongolia, Filipina, Malaysia, Vietnam, Singapura, Hong Kong, China, Thailand,serta Indonesia sebagai tuan rumah.
Memasuki penyelenggaraan keempat, SSAO Series 4 menunjukkan perkembangan signifikan sebagai salah satu ajang golf amatir internasional yang mempertemukan pegolf dari berbagai negara. Turnamen ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya, pariwisata, dan potensi Sulawesi Selatan kepada dunia.
Mengusung tema “Harmony of Toraja”, SSAO Series 4 membawa konsep yang memadukan olahraga golf dengan kekayaan budaya lokal Sulawesi Selatan. Tema tersebut menggambarkan keberagaman yang bertemu dalam satu harmoni sekaligus menjadi pesan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan persahabatan lintas negara.

Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sulawesi Selatan, Yunan Yunus Kadir, mengatakan SSAO Series 4 menjadi momentum penting bagi perkembangan golf di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, meningkatnya jumlah peserta dan kehadiran pegolf dari berbagai negara menunjukkan bahwa SSAO semakin mendapatkan perhatian dari komunitas golf internasional.
“SSAO Series 4 merupakan momentum yang sangat baik bagi perkembangan golf di Sulawesi Selatan. Tahun ini kami melihat antusiasme dan partisipasi yang semakin besar, termasuk kehadiran peserta dari berbagai negara,” ujar Yunan.
Ia menambahkan, SSAO tidak hanya berbicara tentang persaingan di lapangan, tetapi juga bagaimana olahraga golf mampu memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
“Melalui tema Harmony of Toraja, kami ingin membawa pesan bahwa golf bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang persahabatan, sportivitas, dan bagaimana olahraga dapat menjadi jembatan memperkenalkan budaya Indonesia,” katanya.
Selain menghadirkan persaingan internasional, SSAO Series 4 juga memperkuat konsep sport tourism di Sulawesi Selatan. Kehadiran peserta dari berbagai negara membuka peluang ekonomi bagi sektor pendukung, mulai dari hotel, transportasi, kuliner hingga destinasi wisata lokal.
Dalam persiapan penyelenggaraan, sejumlah pihak turut mengambil peran penting. Kamaruddin dipercaya sebagai Ketua Panitia SSAO Series 4, sementara Herman Agus memimpin Seksi Pertandingan untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan sesuai standar kompetisi.
Selain itu, Norman Hode bertanggung jawab pada Seksi Rating, yang memastikan sistem penilaian pertandingan berjalan profesional. Dukungan komunitas golf juga diperkuat oleh Adnan Yunus Kadir dari Celebes Golf Club dalam mendukung pengembangan ekosistem golf di Sulawesi Selatan.
Sebagai lokasi pertandingan, Padivalley Golf Club, Gowa, terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut para pegolf internasional. Pengelola lapangan memastikan kondisi area pertandingan berada dalam standar terbaik, mulai dari fairway, green, tee box, bunker hingga keseluruhan kawasan lapangan.
Kualitas course menjadi salah satu faktor penting dalam turnamen golf karena turut menentukan tingkat kesulitan dan menjaga fairness pertandingan bagi seluruh peserta.
Sementara itu, aspek akomodasi dan pelayanan peserta juga menjadi perhatian penyelenggara. Bekerja sama dengan Swiss-Belinn Hotel sebagai salah satu akomodasi resmi, panitia telah menyiapkan sekitar 60 kamar untuk pemain dan delegasi.
Selain tempat tinggal, penyelenggara juga menyediakan layanan transportasi, termasuk penjemputan dari bandara hingga shuttle perjalanan antara hotel dan Padivalley Golf Club selama turnamen berlangsung.
Kehadiran pegolf internasional tersebut diharapkan memberikan pengalaman lebih luas bagi para peserta sekaligus memperkenalkan berbagai potensi Sulawesi Selatan di luar arena pertandingan.
Tema Harmony of Toraja menjadi identitas utama SSAO Series 4. Melalui unsur budaya Toraja yang dikenal luas, turnamen ini ingin menghadirkan pengalaman berbeda, di mana golf tidak hanya menjadi olahraga kompetitif, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk mengenalkan budaya Indonesia.
Dengan proyeksi 85–90 peserta dari 13 negara, SSAO Series 4 menjadi salah satu agenda olahraga internasional penting bagi Sulawesi Selatan. Ajang ini sekaligus memperkuat ambisi daerah tersebut untuk berkembang sebagai destinasi golf dan sport tourism tingkat regional.
Penyelenggaraan SSAO Series 4 mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk BRI, Amman Mineral, Bank Mandiri, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sulawesi Selatan.
Jika konsistensi penyelenggaraan dan partisipasi internasional terus meningkat, SSAO Series berpeluang berkembang menjadi brand turnamen golf internasional yang lahir dari Sulawesi Selatan.
Pada September mendatang, Padivalley Golf Club, Gowa, akan menjadi titik pertemuan pegolf dari berbagai negara dalam satu semangat: South Sulawesi Amateur Open Golf International Series 4.











