Pemkot Makassar

Rakernas II GWS, Munafri Tekankan Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Pangan

×

Rakernas II GWS, Munafri Tekankan Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berharap Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Ia mendorong forum tersebut mampu melahirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada Rakernas II GWS Sulawesi Selatan yang digelar DPW GWS Provinsi Sulsel di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (5/10/2026) malam.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar saya mengapresiasi GWS yang memilih Kota Makassar sebagai lokasi pelaksanaan Rakernas,” ucap Appi.

Menurut Munafri, Rakernas II GWS Sulsel dapat menjadi ruang konsolidasi sekaligus momentum menyusun program kerja yang memperkuat pemberdayaan perempuan serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan.

Salah satu isu yang dinilai penting adalah ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Munafri menilai perhatian GWS terhadap swasembada dan ketahanan pangan memiliki peran penting, terutama dalam memastikan pemenuhan gizi bagi generasi mendatang.

“Organisasi GWS ini menjadi satu bagian dari kekuatan perempuan yang berpikir tentang seperti apa itu swasembada. Ini yang menurut saya menjadi sangat menarik,” ujar Munafri.

Ia menjelaskan, swasembada pangan merupakan salah satu elemen penting dalam membangun ketahanan sekaligus karakter bangsa. Namun, ketersediaan bahan pangan juga perlu diikuti dengan kemampuan memastikan masyarakat memperoleh asupan gizi yang cukup.

Dalam konteks tersebut, Munafri menilai ketahanan pangan tidak harus selalu dibangun melalui lahan pertanian berskala luas. Menurutnya, kawasan perkotaan juga memiliki peluang untuk memanfaatkan lahan terbatas melalui konsep urban farming.

“Ketahanan pangan, tidak hanya harus melalui lahan yang luas, sawah yang terbentang dari ujung barat sampai ujung timur,” katanya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menyebut Makassar terus menggaungkan urban farming. Pemanfaatan lahan sempit melalui konsep tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari sistem yang membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga kecukupan gizi rumah tangga.

Karena itu, Munafri berharap berbagai gagasan dan program yang dibahas dalam Rakernas II GWS tidak berhenti di forum organisasi. Ia ingin hasil pembahasan tersebut dapat diterjemahkan menjadi gerakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Harapan kami adalah kegiatan rapat kerja akan menghasilkan rancangan-rancangan kegiatan yang mampu memberikan dampak langsung nyata kepada masyarakat,” harapnya.

Sebagai Wali Kota Makassar, Munafri menilai fokus GWS terhadap isu swasembada menjadi modal penting untuk memperkuat peran organisasi perempuan dalam pembangunan.

Ia juga menambahkan bahwa keberagaman budaya dan penghormatan terhadap adat istiadat merupakan bagian penting dalam menjaga Makassar sebagai kota yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun para tamu.

“Kota Makassar ini adalah tempat asimilasi dari bagaimana kita membangun budaya secara bersama,” tuturnya.

Di penghujung sambutannya, Munafri mencairkan suasana dengan candaan khas Makassar. Ia mengingatkan para peserta Rakernas agar tidak terlalu lama berada di Kota Makassar karena banyak godaan kuliner yang sulit ditolak.

“Jangan lupa di Kota Makassar ini aturannya tidak boleh diet. Karena makanannya enak-enak, Bu Ketua,” kelakarnya.

Munafri bahkan menyebut ada dua peraturan yang perlu diingat para peserta selama berada di Makassar.

“Ada dua peraturan yang sangat penting, yang pertama dilarang diet, yang kedua tidak boleh tinggal kalau cuma satu hari,” ujarnya yang disambut tawa para peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *