ELINE.NEWS,MAKASSAR – BYD M6 DM berhasil meraih penghargaan bergengsi “Favorite Hybrid Car” dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026. Pencapaian ini menjadi pengakuan atas daya tarik dan keunggulan teknologi Dual-Mode yang diusung BYD M6 DM, sekaligus memperkuat relevansi kendaraan elektrifikasi tersebut dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Sulawesi yang memiliki karakteristik perjalanan beragam.
Lucky Ismail Hariyanto, Operation General Manager East dari Haka Auto, menilai penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi terhadap sebuah produk. Pengakuan ini juga menjadi pembuktian bahwa teknologi Dual-Mode pertama yang diperkenalkan BYD di Indonesia memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Sulawesi secara umum.
Menurut Lucky, karakteristik geografis dan kondisi medan jalan di berbagai wilayah Sulawesi memiliki sejumlah kesamaan. Kebutuhan perjalanan masyarakat tidak hanya terkonsentrasi di perkotaan, tetapi juga mencakup mobilitas antarkota dan antardaerah.
Karena itu, masyarakat membutuhkan kendaraan yang nyaman dan tangguh untuk berbagai kebutuhan perjalanan, sekaligus mampu memberikan efisiensi secara menyeluruh, mulai dari konsumsi bahan bakar, biaya perawatan kendaraan, hingga beban pajak.

BYD M6 DM menawarkan kombinasi keunggulan tersebut melalui teknologi Dual-Mode yang memberikan fleksibilitas penggunaan tenaga listrik maupun bahan bakar sesuai kebutuhan perjalanan.
Pendekatan elektrifikasi yang fleksibel dinilai semakin relevan bagi masyarakat di kawasan Indonesia Timur. Selain mempertimbangkan efisiensi penggunaan kendaraan sehari-hari, konsumen juga membutuhkan kepastian dan keleluasaan dalam melakukan perjalanan jarak menengah hingga jauh, terutama di wilayah yang infrastruktur pengisian daya kendaraan listriknya masih terus berkembang.
GIIAS Makassar 2026 berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC). Penghargaan “Favorite Hybrid Car” tersebut diterima secara langsung oleh Ariandy Kaimuddin, Branch Manager BYD Haka Karebosi, yang hadir mewakili BYD Haka dalam seremoni penganugerahan di pameran otomotif tersebut.
Ariandy mengatakan penghargaan ini semakin melengkapi validasi atas keunggulan teknologi dan efisiensi Dual-Mode yang dimiliki BYD M6 DM, khususnya untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Sulawesi Selatan yang membutuhkan kendaraan hybrid dengan efisiensi optimal.
Ia menjelaskan bahwa konsumen saat ini tidak hanya mempertimbangkan harga pembelian kendaraan, tetapi juga efisiensi penggunaan, biaya perawatan, serta kewajiban pajak kendaraan dalam jangka panjang.
BYD M6 DM menawarkan nilai lebih melalui teknologi elektrifikasi yang efisien, dengan potensi penghematan biaya operasional, perawatan, dan beban pajak kendaraan dibandingkan kendaraan konvensional sekelasnya.
Dual-Mode: Dominasi Penggerak Listrik dengan Fleksibilitas Perjalanan Jarak Jauh
Salah satu keunggulan utama BYD M6 DM terletak pada teknologi Dual-Mode yang mengombinasikan karakter berkendara kendaraan listrik dengan fleksibilitas sistem hybrid.
Teknologi ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih efisien tanpa menghilangkan keleluasaan pengguna ketika harus menempuh perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Dalam penggunaan sehari-hari, terutama untuk mobilitas di dalam kota maupun perjalanan jarak dekat, BYD M6 DM dapat lebih mengandalkan sumber tenaga listriknya.
Karakter tersebut memungkinkan konsumen menikmati pengalaman berkendara yang senyap, responsif, dan efisien, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan energi listrik untuk aktivitas harian.
Sementara itu, untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh, konsumen tidak perlu terlalu khawatir terhadap keterbatasan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah wilayah.
BYD M6 DM dilengkapi mesin pembakaran internal yang terintegrasi dengan sistem penggerak listrik serta tangki bahan bakar berkapasitas 52 liter. Kombinasi tersebut memberikan fleksibilitas tambahan ketika perjalanan membutuhkan jangkauan lebih panjang.
Dengan kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, BYD M6 DM diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.300 kilometer. Kemampuan ini menjadi nilai tambah tersendiri, khususnya bagi masyarakat Sulawesi yang memiliki kebutuhan perjalanan antarkota maupun antarkabupaten dengan jarak tempuh cukup panjang.
Kombinasi tersebut menghadirkan pendekatan elektrifikasi yang lebih adaptif. Konsumen dapat memanfaatkan tenaga listrik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, sekaligus memperoleh fleksibilitas perjalanan jarak jauh tanpa sepenuhnya bergantung pada ketersediaan fasilitas pengisian daya publik.
Efisiensi Menyeluruh, Bukan Sekadar Konsumsi Energi
Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap efisiensi biaya kepemilikan kendaraan, BYD M6 DM menawarkan pertimbangan yang lebih menyeluruh.
Efisiensi tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan energi, tetapi juga mencakup biaya operasional dan perawatan kendaraan dalam jangka panjang.
Teknologi elektrifikasi yang diusungnya memberikan peluang penghematan dalam penggunaan energi. Sementara itu, karakteristik kendaraan elektrifikasi juga menawarkan sejumlah keunggulan dalam aspek perawatan.
Di sisi lain, ketentuan perpajakan kendaraan elektrifikasi yang berlaku dapat memberikan keuntungan tambahan bagi konsumen, dengan besaran yang mengikuti regulasi dan kebijakan pemerintah daerah.
Bagi konsumen di Sulawesi, kombinasi antara efisiensi energi, fleksibilitas jarak tempuh, serta potensi efisiensi biaya kepemilikan tersebut menjadi faktor penting dalam mempertimbangkan kendaraan untuk kebutuhan keluarga maupun aktivitas produktif sehari-hari.
Komitmen BYD Haka Menghadirkan Mobilitas Elektrifikasi di Sulawesi
Sebagai salah satu jaringan dealer resmi BYD di Indonesia, BYD Haka terus memperkuat komitmennya dalam memperkenalkan dan mengembangkan ekosistem kendaraan elektrifikasi di kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi.
Melalui BYD Haka Karebosi sebagai salah satu titik awal ekspansi BYD Haka di kawasan Indonesia Timur, perusahaan tidak hanya berfokus menghadirkan pilihan kendaraan elektrifikasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknologi, manfaat, serta kemudahan penggunaan kendaraan elektrifikasi dalam berbagai kebutuhan mobilitas.
Pencapaian BYD M6 DM sebagai “Favorite Hybrid Car” di GIIAS Makassar 2026 diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap teknologi Dual-Mode sekaligus mendorong pemahaman bahwa transisi menuju mobilitas elektrifikasi dapat dilakukan secara lebih fleksibel dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan perjalanan masyarakat.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas bahwa masa depan mobilitas tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan sebuah kendaraan dalam menghadirkan solusi yang relevan, efisien, dan dapat diandalkan untuk berbagai kondisi perjalanan masyarakat Indonesia.











