AUTOMOTIFPendidikan

Astra Motor School Dorong Siswa SMK Lebih Siap Masuk Industri

×

Astra Motor School Dorong Siswa SMK Lebih Siap Masuk Industri

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri melalui program Astra Motor School. Program kelas industri ini menyasar sekolah binaan Asmo Sulsel, khususnya siswa SMK jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM).

Melalui program tersebut, siswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas. Sebaliknya, mereka juga mendapatkan pengalaman praktik langsung di jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS selama masa pendidikan.

Dengan pola pembelajaran berbasis industri, siswa dapat mengenal standar kerja, meningkatkan keterampilan teknis, sekaligus memahami situasi nyata di lingkungan bengkel. Karena itu, program ini diharapkan mampu membuat lulusan SMK lebih siap memasuki industri sepeda motor.

SMKN 1 Rangas, Sulawesi Barat, menjadi sekolah pertama yang menerapkan Astra Motor School. Kerja sama tersebut telah berjalan sejak 2025 dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya.

Selama mengikuti program, siswa memperoleh pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Selain itu, mereka juga mendapat kesempatan merasakan langsung pola kerja di jaringan bengkel resmi Honda.

Technical Service Manager Asmo Sulsel, Anton Prihatno, menyebut pelaksanaan program di SMKN 1 Rangas menunjukkan hasil positif. Salah satu indikatornya terlihat dari penyerapan alumni ke jaringan bengkel resmi Honda.

Menurut Anton, sekitar 60 persen alumni jurusan Teknik Sepeda Motor SMKN 1 Rangas tahun 2025 telah terserap di jaringan bengkel resmi Honda.

“Program ini kami anggap berhasil dengan melihat tingginya angka siswa SMKN 1 Rangas yang terserap di jaringan bengkel resmi Honda. Jika dipresentasikan, angkanya menyentuh 60 persen dari jumlah alumni 2025 jurusan Teknik Sepeda Motor,” ujar Anton.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, Astra Motor School juga memberikan pengalaman magang selama satu tahun secara berkelanjutan. Program tersebut sekaligus mendukung kebutuhan industri dalam mendapatkan mekanik yang memiliki kompetensi sesuai standar kerja.

Di sisi lain, program ini mendorong penyelarasan materi pendidikan dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, siswa dapat mempelajari kompetensi yang lebih relevan sebelum benar-benar memasuki dunia kerja.

Region Head Asmo Sulsel, Jeffry Mei Gamastra, mengatakan pengembangan pendidikan menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan bagi masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Kami melihat pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten. Melalui Astra Motor School, kami ingin membantu mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri,” kata Jeffry.

Karena itu, Asmo Sulsel berencana memperluas Astra Motor School ke lebih banyak SMK binaan. Program tersebut akan dikembangkan di wilayah operasional yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon.

Saat ini, Asmo Sulsel memiliki 98 SMK binaan yang menjadi sasaran pengembangan program. Selanjutnya, perluasan Astra Motor School diharapkan membuka lebih banyak akses pembelajaran berbasis industri bagi siswa SMK.

Dengan pengalaman praktik dan pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja, siswa diharapkan memiliki bekal kompetensi yang semakin kuat untuk membangun karier di industri sepeda motor Honda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *