ELINE.NEWS,MAKASSAR –Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri perayaan HUT ke-78 GPIB di halaman Gereja Immanuel, Jalan Balaikota, Makassar, Sabtu (31/10/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Makassar untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan, kebersihan lingkungan, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.
Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 GPIB di halaman Gereja Immanuel, Jalan Balaikota, Makassar, Sabtu (31/10/2026).
Di hadapan para pendeta dan jemaat, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan bahwa pembangunan kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas dan lembaga keagamaan.
Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis sekaligus mendukung pembangunan Kota Makassar.
“Kami, Pemerintah Kota Makassar tentu sangat memberikan apresiasi dan perhatian terhadap bagaimana kerukunan umat beragama bisa terjalin dengan baik di kota ini,” ujar Munafri.
Munafri Minta Gereja Ikut Cegah Kenakalan Remaja
Dalam sambutannya, Munafri menyoroti sejumlah persoalan sosial yang masih menjadi tantangan di Kota Makassar, salah satunya aksi geng motor yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Ia menilai penanganan persoalan tersebut tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan aparat keamanan.
Dibutuhkan keterlibatan keluarga, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, serta komunitas keagamaan dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda.
Karena itu, Munafri mendorong jemaat GPIB Immanuel untuk turut memberikan edukasi kepada anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aktivitas yang meresahkan masyarakat.
“Minimal dari gereja, jemaat sudah menyampaikan kepada anak-anak muda dan anak-anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang meresahkan bahkan mengganggu ketertiban di tengah masyarakat,” jelasnya.
Menurut Munafri, kepedulian bersama menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Melalui pembinaan di lingkungan keluarga dan komunitas keagamaan, generasi muda diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga ketertiban serta menghormati sesama.
Dorong Jemaat Terlibat dalam Pengelolaan Sampah
Selain persoalan keamanan, Munafri juga mengajak jemaat Gereja Immanuel untuk mendukung program kebersihan lingkungan yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.
Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan mengelola sampah dengan baik, dimulai dari lingkungan rumah tangga dan komunitas.
Salah satu program yang diperkenalkan Munafri adalah pengembangan Bank Sampah sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk lebih peduli terhadap sampah yang dihasilkan sekaligus memahami potensi pemanfaatannya.
Munafri berharap komunitas keagamaan dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan edukasi mengenai kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar program kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tumbuh menjadi kebiasaan bersama.
Kerukunan Umat Beragama Jadi Fondasi Pembangunan
Munafri turut menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan hubungan harmonis antarumat beragama di Kota Makassar.
Menurutnya, keberagaman masyarakat harus menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang damai.
Ia berharap momentum HUT ke-78 GPIB dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan komunitas keagamaan sekaligus memperkuat semangat persaudaraan.
“Harapan kami besar, mudah-mudahan dengan kehadiran saya di acara ulang tahun ini menjadi perekat antara seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus menjaga perdamaian dan kedamaian, sehingga pembangunan bisa terlaksana dengan baik,” harapnya.
Munafri menilai situasi kota yang aman, bersih, dan harmonis merupakan modal penting dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga hubungan baik tanpa memandang perbedaan latar belakang agama maupun sosial.
GPIB Immanuel Apresiasi Kehadiran Wali Kota
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Makassar, Pdt. Yance Tonapa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Makassar dalam perayaan HUT ke-78 GPIB.
Menurutnya, kehadiran Munafri menjadi gambaran hubungan baik antara pemerintah kota dan komunitas gereja.
“Terima kasih bapak wali kota telah hadir, yang menjadi tanda indahnya sinergi gereja dan pemerintah,” ujar Yance.
Ia menyambut baik perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap kehidupan umat beragama dan hubungan antarkomunitas masyarakat.
Perayaan HUT ke-78 GPIB tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga komunikasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan.
Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap komunitas keagamaan dapat terus mengambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, serta merawat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.











