ELINE.NEWS, BONE — Keselamatan berkendara perlu dibangun sejak dini. Karena itu, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali membawa edukasi safety riding ke lingkungan sekolah melalui kegiatan di SMKN 1 Bone, Senin (21/9/2026).
Sekitar 30 siswa mengikuti kegiatan yang dipandu Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel. Dalam sesi tersebut, para pelajar diajak memahami pentingnya mempersiapkan diri sebelum berkendara, termasuk menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap.
Wanny menjelaskan bahwa perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap ketika melakukan perjalanan jauh. Sebaliknya, pengendara perlu menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas setiap kali berada di jalan.
Perlengkapan tersebut mencakup helm, sarung tangan, jaket, sepatu, dan celana panjang. Dengan penggunaan yang tepat, perlengkapan tersebut dapat membantu memberikan perlindungan ketika pengendara menghadapi risiko di jalan.
“Kami ingin siswa memahami bahwa keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga bagaimana mempersiapkan diri sebelum berada di jalan. Kebiasaan menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap perlu dibangun sejak sekarang agar menjadi bagian dari keseharian mereka,” ujar Wanny.
Selain perlengkapan, Asmo Sulsel juga mendorong siswa untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Pesan tersebut relevan karena para pelajar tidak hanya melakukan perjalanan menuju sekolah, tetapi juga beraktivitas bersama keluarga maupun dalam kegiatan lainnya.
Dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian siswa, edukasi safety riding diharapkan tidak berhenti sebagai materi di ruang belajar. Selanjutnya, pemahaman tersebut dapat diterapkan secara langsung ketika mereka beraktivitas di jalan.
Safety Riding Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan pihaknya akan terus memperluas edukasi keselamatan berkendara ke berbagai kelompok masyarakat.
“Kami memiliki komitmen untuk terus membawa edukasi safety riding ke lebih banyak wilayah dan lapisan masyarakat. Tidak hanya di pusat kota, kami juga ingin menjangkau sekolah-sekolah di berbagai daerah agar pesan keselamatan berkendara dapat diterima secara lebih luas dan menjadi kebiasaan bersama,” ungkap Habib.
Komitmen tersebut mencakup wilayah operasional Asmo Sulsel, mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, hingga Ambon. Karena itu, edukasi keselamatan berkendara akan terus dihadirkan melalui berbagai kesempatan dengan materi yang menyesuaikan kebutuhan peserta.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Asmo Sulsel berupaya memperluas pemahaman mengenai keselamatan berkendara sekaligus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab.











