ELINE.NEWS,MAKASSAR – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia kembali menghadirkan konsep wisuda yang inovatif dan berbeda dari perguruan tinggi pada umumnya. Setelah sukses mengusung tema One Piece dan Roblox pada wisuda sebelumnya, kali ini kampus yang dikenal dengan slogan “Home for Entrepreneurs” tersebut mengangkat tema Mobile Legends dalam prosesi Wisuda Program Sarjana ke-XXIV dan Pascasarjana ke-XVII.
Suasana megah langsung terasa sejak awal acara yang berlangsung di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Rabu (17/6). Layar utama panggung menampilkan visual sinematik yang menggambarkan jajaran pimpinan kampus sebagai para hero Mobile Legends yang bertarung melawan monster untuk menyelamatkan sebuah kota. Tata cahaya panggung yang spektakuler semakin memperkuat nuansa modern dan futuristik, menghadirkan pengalaman wisuda yang berbeda bagi para wisudawan maupun tamu undangan.
Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa setiap tema wisuda yang diangkat selalu memiliki makna filosofis sebagai bekal bagi para lulusan sebelum memasuki dunia profesional.
“Jika pada dua wisuda sebelumnya kami mengangkat tema One Piece, kemudian pada wisuda berikutnya bertema Roblox, maka hari ini wisuda kita mengusung tema Mobile Legends. Setiap tema yang kami pilih bukan sekadar hiburan, tetapi mengandung pesan dan nilai kehidupan yang relevan dengan tantangan masa depan para lulusan,” ujarnya.
Menurut Badaruddin, Mobile Legends dipilih karena merupakan salah satu gim yang sangat dekat dengan kehidupan generasi Z dan milenial. Lebih dari sekadar permainan, Mobile Legends dinilai mengajarkan pentingnya strategi, komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama tim dalam mencapai tujuan bersama.
Ia menjelaskan bahwa Mobile Legends merupakan gim bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang mempertemukan dua tim beranggotakan lima pemain dalam satu arena dengan tujuan menghancurkan markas lawan melalui strategi, koordinasi, dan pengambilan keputusan yang cepat.
“Melalui koordinasi yang intensif, game ini membuktikan bahwa kemenangan tidak pernah lahir dari keegoisan individu. Keberhasilan hanya dapat dicapai melalui kerja sama tim, strategi yang matang, serta kemampuan membaca situasi,” jelasnya.
Badaruddin menilai filosofi tersebut sangat relevan dengan kehidupan setelah lulus dari perguruan tinggi. Menurutnya, dunia kerja dan dunia bisnis saat ini merupakan arena kompetisi yang menuntut kolaborasi, adaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
“Kehidupan pascakampus di era digital sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan kompetisi di Land of Dawn. Di luar sana, Anda harus menentukan strategi bisnis, menguasai teknologi terbaru, membaca perubahan pasar, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan yang bergerak sangat cepat,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa mereka yang gagal memahami perkembangan teknologi, literasi digital, serta dinamika bisnis akan mudah tertinggal oleh perubahan zaman. Karena itu, ITB Nobel Indonesia berkomitmen membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik sekaligus keterampilan praktis agar siap membangun startup, memimpin perusahaan, maupun menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Badaruddin juga mengajak para lulusan untuk menerapkan filosofi setiap role hero dalam Mobile Legends sebagai pedoman menjalani kehidupan profesional.
Menurutnya, lulusan harus memiliki integritas layaknya Tank dan Support yang menjadi pelindung bagi tim. Mereka juga dituntut memiliki ketangguhan seorang Fighter, kecerdasan dan kreativitas seperti Mage serta Assassin dalam menangkap peluang bisnis, hingga konsistensi seorang Marksman yang terus mengembangkan kemampuan sebelum akhirnya menjadi penentu keberhasilan.
“Jadilah Marksman yang terus melakukan farming knowledge. Meskipun memulai dari bawah, Anda adalah penentu kemenangan yang akan membawa perubahan besar di masa depan. Kesuksesan sejati hanya dapat diraih ketika kemampuan individu dipadukan dengan kolaborasi yang kuat,” pesannya.
Konsep wisuda bertema Mobile Legends ini kembali menunjukkan komitmen ITB Nobel Indonesia dalam menghadirkan proses akademik yang dekat dengan budaya generasi muda tanpa menghilangkan nilai-nilai pendidikan. Melalui pendekatan yang kreatif, kampus berharap pesan-pesan tentang kepemimpinan, inovasi, kolaborasi, dan kewirausahaan dapat diterima lebih mudah oleh para lulusan.
Dengan menggabungkan unsur teknologi, budaya populer, dan filosofi kepemimpinan, ITB Nobel Indonesia kembali membuktikan bahwa prosesi wisuda tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga momentum untuk membekali lulusan menghadapi tantangan dunia kerja dan industri di era transformasi digital.











