Daerah

OJK Sulselbar Perkuat Ekosistem Keuangan Inklusif bagi Nelayan di Sinjai

×

OJK Sulselbar Perkuat Ekosistem Keuangan Inklusif bagi Nelayan di Sinjai

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS,SINJAI — Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) terus memperkuat akses keuangan bagi masyarakat pesisir melalui sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara OJK Sulselbar, Industri Jasa Keuangan, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Sinjai sebagai bagian dari upaya mempercepat terwujudnya masyarakat yang semakin inklusif terhadap layanan jasa keuangan formal.

Baca juga: OJK dan Industri Jasa Keuangan Edukasi Nelayan Bone soal Keuangan Digital dan Pembiayaan

Desa Tongke-Tongke dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena memiliki potensi ekonomi pesisir dan aktivitas nelayan yang cukup besar. Kehadiran Program EKI di wilayah tersebut diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal yang aman, terjangkau, dan produktif, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan dan mengembangkan usaha.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai materi edukasi mulai dari pengelolaan keuangan keluarga, akses pembiayaan usaha, pemanfaatan produk tabungan dan asuransi, hingga penggunaan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab.

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat nelayan diharapkan tidak hanya memiliki akses keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkan layanan keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Perizinan LJK Kantor OJK Sulsel Sulbar, Arif Machfoed. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Industri Jasa Keuangan, dan OJK menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem keuangan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa-desa.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi penguatan ekonomi masyarakat nelayan melalui akses keuangan yang lebih luas, berkualitas, dan berkelanjutan.

OJK Sulselbar menegaskan akan terus mendorong implementasi Program Ekosistem Keuangan Inklusif di berbagai daerah sebagai bagian dari komitmen memperluas akses keuangan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *