DPRD Makassar

Ray Suryadi Dorong Sinergi Disnaker dan DPRD, Job Fair Makassar Harus Terintegrasi dari Pelatihan hingga Penempatan Kerja

×

Ray Suryadi Dorong Sinergi Disnaker dan DPRD, Job Fair Makassar Harus Terintegrasi dari Pelatihan hingga Penempatan Kerja

Sebarkan artikel ini

ELINE. NEWS, MAKASSAR – Pelaksanaan Job Fair yang digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Tenaga Kerja mendapat dukungan dari DPRD dengan catatan penting: perlunya penguatan sinergi agar program ini benar-benar berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

Anggota Komisi C DPRD Makassar, Ray Suryadi, menilai langkah Dinas Tenaga Kerja sudah berada di jalur yang tepat, terutama dengan mulai diterapkannya sistem klasifikasi dan diversifikasi tenaga kerja.

Namun, ia menekankan pentingnya kesinambungan program dari tahap pelatihan hingga penempatan kerja.

“Ini bukan soal kritik, tapi bagaimana kita memperkuat apa yang sudah berjalan. Job Fair ini harus menjadi bagian dari satu ekosistem yang utuh, mulai dari pelatihan, pendataan, hingga penyaluran tenaga kerja,” ujarnya.

Menurut Ray, kunci keberhasilan program ketenagakerjaan terletak pada integrasi atau link and match antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri.

Dalam hal ini, ia mendorong agar data peserta pelatihan yang dimiliki Disnaker dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pelaksanaan Job Fair.

“Kalau datanya terintegrasi dengan baik, maka perusahaan yang ikut Job Fair bisa langsung mendapatkan kandidat sesuai kebutuhan. Ini akan mempermudah semua pihak, baik pencari kerja maupun dunia usaha,” jelasnya.

Ia juga melihat adanya peluang besar untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan program seperti Makassar Creative Hub, agar pemetaan minat dan keahlian tenaga kerja semakin terarah.

“Yang kita dorong adalah sinergi. Pemerintah sudah punya program pelatihan, DPRD mendukung dari sisi kebijakan, dan dunia usaha hadir sebagai pengguna tenaga kerja. Kalau ini terhubung, dampaknya akan jauh lebih besar,” tambahnya.

Ray menilai, pendekatan klasifikasi tenaga kerja yang mulai diterapkan saat ini merupakan langkah maju, karena memungkinkan proses penempatan kerja menjadi lebih tepat sasaran.

“Harapannya, ke depan kita tidak lagi melihat Job Fair hanya sebagai kegiatan tahunan, tapi sebagai sistem yang terus berjalan dan terukur hasilnya,” katanya.

Ia pun optimistis, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dan sektor swasta, upaya menekan angka pengangguran di Makassar dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Ini kerja bersama. Kalau semua terhubung dengan baik, maka peluang kerja akan terbuka lebih luas dan masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *