Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Terbitkan SE Dukungan Sensus Ekonomi 2026, Appi Ajak Pelaku Usaha Beri Data Akurat

×

Pemkot Makassar Terbitkan SE Dukungan Sensus Ekonomi 2026, Appi Ajak Pelaku Usaha Beri Data Akurat

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung agenda nasional dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Kebijakan yang ditetapkan pada 24 Februari 2026 tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pendataan ekonomi berjalan optimal dan menghasilkan data yang akurat bagi perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga : Reformasi pengelolaan APBD Makassar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa sensus ekonomi merupakan fondasi penting dalam merumuskan arah kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan data yang valid dan komprehensif agar setiap program pembangunan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah segera melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 sebagai misi strategis nasional untuk menentukan akurasi data ekonomi kita. Saya mendukung penuh kegiatan ini yang akan berlangsung pada 1 Mei sampai 31 Juli 2026,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Surat edaran tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik, serta surat dari Kepala Badan Pusat Statistik Kota Makassar terkait permohonan dukungan pelaksanaan sensus. Landasan regulasi ini memperkuat peran pemerintah daerah dalam menyukseskan pendataan ekonomi secara nasional.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda besar yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik untuk mencatat seluruh aktivitas usaha di berbagai sektor ekonomi, kecuali sektor pertanian yang sebelumnya telah dicakup dalam Sensus Pertanian 2023. Melalui sensus ini, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh tentang struktur ekonomi, potensi usaha, serta dinamika pertumbuhan sektor-sektor produktif di Kota Makassar.

Munafri menjelaskan bahwa data yang dihasilkan dari sensus memiliki peran vital dalam mendorong investasi, memperkuat daya saing daerah, serta merancang kebijakan pembangunan yang lebih terarah. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menentukan sektor prioritas, menyiapkan program pemberdayaan pelaku usaha, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara inklusif.

“Data ini sangat vital untuk perumusan kebijakan ekonomi, investasi, dan pembangunan kota,” jelasnya.

Melalui surat edaran tersebut, seluruh perangkat daerah mulai dari dinas, badan, hingga kecamatan diminta untuk berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026. Setiap unit kerja diarahkan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha di wilayah masing-masing agar memahami pentingnya sensus ekonomi.

Pemerintah kota juga mendorong pemanfaatan berbagai kanal komunikasi resmi untuk menyebarluaskan informasi terkait pelaksanaan sensus. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga partisipasi dalam pendataan dapat berlangsung maksimal.

Selain itu, jajaran pemerintah wilayah diminta untuk menjalin koordinasi intensif dengan BPS Kota Makassar. Kolaborasi tersebut menjadi kunci agar proses pendaftaran dan pencacahan usaha dapat berjalan lancar, tertib, dan tepat waktu.

Sensus Ekonomi 2026 mengusung tagline “Mencatat Perekonomian Indonesia” sebagai simbol komitmen menghadirkan data yang akurat, komprehensif, dan terpercaya. Data yang dihasilkan tidak hanya menjadi rujukan pemerintah pusat, tetapi juga menjadi dasar dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah.

Munafri juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang jujur dan benar kepada petugas sensus. Ia memastikan bahwa kerahasiaan data responden dijamin sepenuhnya oleh undang-undang sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

“Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan berpartisipasi aktif dan menerima petugas sensus. Berikan data yang jujur dan benar, karena kerahasiaan data dijamin sepenuhnya oleh undang-undang,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas lapangan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam memberikan data yang akurat. Semakin lengkap data yang dihimpun, semakin kuat pula dasar pemerintah dalam merancang program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Pelaksanaan SE2026 di Kota Makassar diharapkan mampu memotret kondisi riil dunia usaha, mulai dari skala mikro hingga besar. Informasi tersebut akan membantu pemerintah dalam menyiapkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan sektor usaha, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat, Pemerintah Kota Makassar optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan sukses. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi pijakan utama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *