Pemkot Makassar

Kamus Digital Bahasa Makassar Resmi Diluncurkan, Pemkot Targetkan Digunakan di Semua Sekolah

×

Kamus Digital Bahasa Makassar Resmi Diluncurkan, Pemkot Targetkan Digunakan di Semua Sekolah

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar perkuat komitmen pelestarian bahasa daerah melalui peluncuran Program Kamus Masuk Sekolah versi Kamus Digital Bahasa Makassar.

Inovasi ini menjadi langkah strategis menghadirkan pembelajaran bahasa lokal yang adaptif di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa asing di kalangan generasi muda.

Peluncuran program yang berlangsung di Museum Kota Makassar tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebagai bagian dari gerakan penguatan literasi budaya di satuan pendidikan.

Baca Juga : Wali kota Makassar resmikan UKS SD Inpres Perumnas Antang

Menurut Munafri, program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya konkret menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu, melestarikan bahasa daerah sebagai identitas kultural, serta mendorong penguasaan bahasa asing sebagai kebutuhan global.

“Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing. Ini yang harus berjalan seimbang,” ujarnya.

Bahasa Daerah Mulai Ditinggalkan

Munafri menyoroti fenomena menurunnya penggunaan Bahasa Makassar dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan anak muda. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengikis jati diri kultural masyarakat.

“Hampir kita kehilangan identitas karena banyak yang malu menggunakan bahasa Makassar, padahal di situlah nilai dan filosofi hidup tersimpan,” tegasnya.

Ia mencontohkan sejumlah diksi khas seperti kelo, pappasang, sinrilik, dan royo yang memuat makna budaya mendalam dan tidak dapat dipahami tanpa penguasaan bahasa.

Kolaborasi Penguatan Literasi Budaya

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Makassar, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, dan BasaIbuWiki Sulsel.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, Sekretaris badan Ganjar Harimansyah, serta Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Toha Machsum.

Hafidz menekankan pentingnya keseimbangan penguasaan bahasa bagi generasi muda sebagai fondasi pendidikan multibahasa di masa depan.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkot Makassar dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Kamus Digital sebagai Solusi Adaptif

Digitalisasi kamus dinilai menjadi solusi efektif untuk meningkatkan akses pelajar terhadap kosakata dan makna Bahasa Makassar.

Munafri meminta agar program ini diimplementasikan secara masif di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Pemanfaatan kamus digital harus maksimal sebagai bagian dari penguatan literasi budaya di sekolah,” katanya.

Investasi Kultural Jangka Panjang

Program Kamus Masuk Sekolah tidak hanya berorientasi pada pelestarian bahasa, tetapi juga menjadi investasi kebudayaan jangka panjang untuk membentuk generasi yang berakar pada identitas lokal sekaligus mampu bersaing secara global.

Dengan integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa daerah, Pemkot Makassar berharap Bahasa Makassar kembali hidup dalam ruang kelas, lingkungan keluarga, dan interaksi sosial generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *