ELINE.NEWS, MAKASSAR — Langit duka menyelimuti kediaman pribadi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Makassar, almarhum Drs. Andi Muhammad Yasir, M.Si, di Jalan Andi Mangerangi, Sabtu (28/2/2026).
Tangis keluarga dan sahabat mengiringi prosesi pelepasan jenazah salah satu birokrat senior yang telah mengabdikan hampir empat dekade hidupnya untuk pelayanan publik.
Baca juga : Makassar Lampaui Rata-rata Nasional
Upacara penghormatan dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang bertindak sebagai pembina apel. Dalam suasana khidmat, jajaran pejabat, ASN, Forkopimda, tokoh masyarakat hingga para camat dan lurah hadir memberikan penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal tenang, pekerja keras, dan memiliki integritas tinggi.
Munafri menyebut kepergian almarhum sebagai kehilangan besar bagi Pemerintah Kota Makassar.
“Beliau adalah ASN yang loyal, profesional, dan mampu membangun koordinasi lintas sektor dengan sangat baik. Sosok yang selalu menghadirkan solusi dalam setiap dinamika pemerintahan,” ujarnya.
Selama 37 tahun mengabdi sejak diangkat sebagai CPNS pada 1989, Andi Muhammad Yasir menjadi figur penting dalam berbagai fase pembangunan Kota Makassar. Ia tidak hanya dikenal sebagai pejabat struktural, tetapi juga sebagai pengayom yang mampu menjembatani komunikasi antar instansi dan masyarakat.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru. Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah diberangkatkan ke Masjid Raya Makassar untuk dishalatkan, sebelum dimakamkan di TPU Panaikang. Doa-doa terus mengalir dari para pelayat yang merasa kehilangan atas wafatnya pamong senior tersebut di usia 59 tahun.
Wali Kota juga mengajak seluruh ASN melanjutkan nilai pengabdian yang telah diwariskan almarhum.
“Sepeninggal beliau, menjadi kewajiban kita meneruskan kerja-kerja pemerintahan dengan integritas dan dedikasi yang sama,” tuturnya.











