ELINE.NEWS,SINJAI – Dugaan penyelewengan dalam distribusi BBM subsidi kembali mencuat. Kali ini terjadi di SPBU 74.92645, Sinjai Utara, yang berujung pada penghentian sementara penyaluran Solar oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan dalam pengisian BBM subsidi. Menindaklanjuti hal tersebut, Pertamina langsung melakukan inspeksi lapangan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran dalam proses distribusi.
Hasil pemeriksaan awal membuat Pertamina mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara distribusi Solar di SPBU tersebut. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk pengendalian sekaligus memberi waktu bagi pengelola untuk melakukan pembenahan operasional.
Pihak Pertamina juga menyoroti praktik pengisian BBM menggunakan jerigen yang selama ini kerap disalahgunakan. Meski diperbolehkan dalam kondisi tertentu, pengisian BBM subsidi wajib memenuhi syarat ketat, termasuk adanya rekomendasi dari instansi terkait dan digunakan untuk kebutuhan usaha yang sah.
Penguatan pengawasan kini menjadi fokus utama, termasuk penegasan kembali aturan kepada operator SPBU agar distribusi BBM subsidi tidak melenceng dari ketentuan.
Pertamina menilai keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mengawasi distribusi energi. Warga diminta tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran.
Langkah penghentian ini sekaligus menjadi peringatan bahwa pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi akan terus diperketat di berbagai daerah.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135 sebagai saluran resmi pengaduan.











