ELINE.NEWS, MAKASSAR — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperluas edukasi keselamatan berkendara ke berbagai lingkungan. Kali ini, sekitar 30 karyawan PT Cargill Indonesia di Makassar mengikuti edukasi safety riding pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut mengajak peserta membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab. Terlebih, aktivitas mobilitas sehari-hari membuat pemahaman tentang keselamatan menjadi bagian penting dalam menjaga diri maupun pengguna jalan lainnya.
Instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny, memandu langsung sesi edukasi. Ia membahas berbagai dasar keselamatan berkendara, mulai dari menjaga konsentrasi hingga mengenali faktor yang dapat memicu kecelakaan.
Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun perilaku berkendara yang konsisten. Kebiasaan tersebut perlu diterapkan baik ketika menempuh perjalanan jarak dekat maupun perjalanan yang lebih jauh.
Asmo Sulsel juga mengingatkan peserta untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap. Helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu menjadi perlengkapan yang perlu diperhatikan sebelum memulai perjalanan.
Pengendara juga perlu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Di sisi lain, kondisi fisik pengendara serta kesiapan kendaraan perlu dipastikan sebelum berkendara.
“Keselamatan berkendara harus dimulai dari kesadaran masing-masing pengendara. Memahami potensi bahaya, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, dan tetap fokus selama perjalanan merupakan hal mendasar yang tidak boleh diabaikan,” ujar Wanny.
Menurutnya, edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori. Peserta juga diharapkan mampu menerapkan pengetahuan keselamatan berkendara dalam rutinitas sehari-hari sekaligus menjadi contoh bagi lingkungan di sekitarnya.
Menariknya, Asmo Sulsel melengkapi edukasi dengan sesi praktik menggunakan Honda CUV-e. Peserta mendapat kesempatan mengenal sekaligus merasakan pengalaman berkendara menggunakan salah satu sepeda motor listrik Honda tersebut.
Sesi praktik menjadi bagian penting dalam kegiatan karena peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori. Mereka juga dapat memahami penerapan prinsip keselamatan ketika mengendarai sepeda motor dengan karakteristik teknologi yang berbeda.
Dengan kombinasi edukasi dan pengalaman langsung, peserta memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara. Pendekatan tersebut sekaligus memperkenalkan penggunaan kendaraan listrik Honda dalam aktivitas mobilitas sehari-hari.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan edukasi kepada karyawan perusahaan menjadi bagian dari upaya memperluas budaya #Cari_Aman di berbagai lingkungan.
“Kami ingin keselamatan berkendara menjadi perhatian bersama, termasuk di lingkungan kerja. Melalui edukasi yang disertai praktik langsung, kami berharap peserta semakin memahami pentingnya perilaku berkendara yang aman dan mampu menerapkannya secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari,” ungkap Habib.
Asmo Sulsel berharap kegiatan serupa dapat terus menjangkau lebih banyak komunitas dan lingkungan kerja. Dengan begitu, kesadaran berkendara aman dapat tumbuh menjadi kebiasaan bersama, bukan sekadar pengetahuan saat mengikuti pelatihan.











