Ekonomi

Inklusi Keuangan Sulsel Diperkuat Lewat FIN EXPO BIK 2026

×

Inklusi Keuangan Sulsel Diperkuat Lewat FIN EXPO BIK 2026

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR — Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulsel Sulbar) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (FKIJK Sulselbar) menyelenggarakan FIN EXPO Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 pada 2–4 Oktober 2026 di Atrium Trans Mall Makassar.

Mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempertemukan masyarakat secara langsung dengan Industri Jasa Keuangan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk meningkatkan akses, pemahaman, serta pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan.

Kepala OJK Sulsel Sulbar Moch. Muchlasin mengatakan, FIN EXPO BIK 2026 tidak sekadar menjadi ajang pameran produk dan layanan jasa keuangan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan akses keuangan yang semakin dekat dengan masyarakat.

“FIN EXPO BIK 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk mendekatkan industri jasa keuangan dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mengenal produk dan layanan keuangan, tetapi juga mampu memilih dan memanfaatkannya secara tepat, aman, dan produktif sesuai kebutuhan,” ujar Moch. Muchlasin.

Muchlasin menegaskan, penguatan inklusi keuangan membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh ekosistem. Kolaborasi tersebut mencakup OJK, pemerintah daerah, Industri Jasa Keuangan, pelaku usaha, komunitas, akademisi, hingga masyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk memperluas akses sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada pembukaan FIN EXPO BIK 2026, 3 Oktober 2026, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi terhadap sinergi OJK Sulsel Sulbar, FKIJK Sulselbar, dan Industri Jasa Keuangan dalam menghadirkan kegiatan yang semakin mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik pelaksanaan FIN EXPO BIK 2026 sebagai bagian dari upaya bersama memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan Industri Jasa Keuangan menjadi penting agar inklusi keuangan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Fatmawati Rusdi.

Ia menambahkan, peningkatan inklusi keuangan perlu berjalan beriringan dengan penguatan literasi keuangan. Masyarakat harus memiliki pemahaman yang memadai agar mampu menggunakan produk dan layanan keuangan secara bijak serta terhindar dari berbagai risiko keuangan.

Selama tiga hari pelaksanaan, FIN EXPO BIK 2026 menghadirkan berbagai Industri Jasa Keuangan yang memberikan layanan, informasi, edukasi, serta aktivitas interaktif kepada masyarakat.

Sebanyak 28 booth yang terdiri dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Industri Jasa Keuangan di Sulawesi Selatan turut disediakan dalam kegiatan tersebut.

Melalui booth tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai beragam produk dan layanan jasa keuangan, mulai dari perbankan, industri keuangan nonbank, pasar modal, layanan keuangan digital, pembiayaan, hingga berbagai produk yang mendukung kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Selain pameran, FIN EXPO BIK 2026 juga dirangkaikan dengan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan, serta pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai risiko dan aktivitas keuangan ilegal.

Hingga pelaksanaan FIN EXPO BIK 2026 berakhir, kegiatan tersebut mencatat sejumlah capaian.

Sebanyak 26.372 pengunjung atau peserta tercatat mengikuti rangkaian kegiatan. Selain itu, terdapat 1.689 rekening atau akun produk jasa keuangan yang dibuka maupun diaktivasi.

Dari sisi transaksi dan inklusi keuangan, total nominal yang tercatat mencapai Rp42.945.341.223.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan tidak berhenti pada kegiatan edukasi dan kampanye. Program tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan akses serta pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara nyata agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

OJK Sulsel Sulbar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, FKIJK Sulselbar, seluruh Industri Jasa Keuangan, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung penyelenggaraan FIN EXPO BIK 2026.

Melalui FIN EXPO BIK 2026, OJK Sulsel Sulbar bersama FKIJK Sulselbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, aman, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *