Edukasi

Asmo Sulsel Ajak 150 Siswa SMPN 40 Makassar Belajar Pilah Sampah Bersama UMKM Binaan

×

Asmo Sulsel Ajak 150 Siswa SMPN 40 Makassar Belajar Pilah Sampah Bersama UMKM Binaan

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kali ini, perusahaan menggandeng UMKM binaan KT Cokonuri untuk memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah kepada sekitar 150 siswa baru SMP Negeri 40 Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini. Para siswa diperkenalkan dengan cara memilah sampah berdasarkan jenisnya, sekaligus memahami manfaat pengelolaan sampah yang tepat bagi keberlangsungan lingkungan.

Baca juga: Donor Darah HUT Astra Motor ke-56, Asmo Sulsel Himpun 82 Kantong

Sosialisasi dipandu oleh Taufik selaku pengurus UMKM KT Cokonuri. Dalam penyampaiannya, siswa dikenalkan pada perbedaan sampah organik dan anorganik. Sampah organik dijelaskan dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam masih dapat didaur ulang menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Tak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, para peserta juga mengikuti praktik langsung memilah berbagai jenis sampah. Melalui kegiatan interaktif tersebut, siswa belajar mengenali karakteristik sampah dan menempatkannya sesuai kategori sehingga lebih mudah diolah kembali.

KT Cokonuri merupakan UMKM binaan Asmo Sulsel yang telah menjalani pembinaan lebih dari satu tahun. UMKM ini aktif mengolah limbah plastik menjadi beragam produk bermanfaat, mulai dari pot tanaman, dinding pembatas kebun, hingga berbagai produk daur ulang lainnya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.

Administration & Finance Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Evalyn Susilowati, mengatakan kolaborasi dengan UMKM binaan menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memperluas dampak positif program CSR kepada masyarakat.

“Kami ingin menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai pihak agar manfaat dari program CSR dapat dirasakan lebih luas. Melalui kolaborasi dengan UMKM binaan KT Cokonuri, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya memilah sampah, tetapi juga melihat secara langsung bahwa limbah yang dikelola dengan baik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Kami berharap edukasi seperti ini dapat membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan oleh para siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Evalyn.

Asmo Sulsel menilai kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, edukasi kepada generasi muda terus menjadi salah satu fokus perusahaan untuk mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan, sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *