Events

Perkuat Karakter Gen Alpha, Kawan UMKM bersama Komunitas Balance Bike Makassar Sukses Gelar Gowa Discovery Push Bike 2026

×

Perkuat Karakter Gen Alpha, Kawan UMKM bersama Komunitas Balance Bike Makassar Sukses Gelar Gowa Discovery Push Bike 2026

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR – Upaya menstimulus tumbuh kembang anak dan meminimalkan ketergantungan terhadap gawai (gadget) di era digital terus diakselerasi secara masif.

Salah satunya melalui konsistensi Komunitas Balance Bike Makassar, yang baru saja sukses menyelenggarakan ajang kompetisi “2nd Gowa Discovery Push Bike 2026” di Burger King Gowa pada Minggu, 7 Juni 2026.

​Festival balap sepeda tanpa pedal (push bike) ini diikuti oleh 103 pesepeda cilik usia dini (3 hingga 7 tahun).

Menariknya, partisipan tidak hanya didominasi oleh rider lokal Makassar, melainkan juga menarik minat peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, seperti Palopo, Sidrap, Takalar, hingga Kabupaten Gowa.

Penyelenggara Gowa Discovery Push Bike 2026 Wahyu mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama yang baik dengan para pengurus Push Bike Makassar yang tergabung dalam komunitas Balance Bike Makassar.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini memberikan data tarik sendiri bagi para pengguna jalan bahkan pengunjung Burger King.

Pasalnya tidak hanya anak-anak yang berkompetisi, para orang tua juga dengan antusias menyoraki dan memberi semangat untuk anak-anak mereka.

“Seru, selain melihat anak-anak berlomba dengan antusias ternyata orang tua mereka lebih antusias terlihat dari properti yang mereka bawa seperti kursi santai, payung bahkan tak sedikit yang mendandani anak mereka biar terlihat berbeda, ” Ujar wahyu disela-sela pertandingan.

​Pembina Balance Bike Makassar Arifuddin menjelaskan bahwa ajang ini bukan sekedar kompetisi fisik, melainkan ruang pembentukan mentalitas anak sejak usia dini.

Melalui olahraga push bike, anak-anak dilatih untuk membangun kepercayaan diri, sikap pantang menyerah, serta kemampuan mengambil keputusan taktis secara mandiri saat berada di lintasan balap.

​”Di sini anak-anak belajar bagaimana mengelola emosi. Mereka merasakan atmosfer kompetisi yang riuh, belajar bangkit saat terjatuh, dan memahami arti sportivitas baik saat menang maupun kalah,” jelas Arif yang juga Ketua Aslinya Sulsel.

​Didirikan sejak Desember 2022 atas inisiasi pegiat olahraga dari pulau Jawa, Komunitas Balance Bike Makassar kini telah bertransformasi menjadi wadah pembinaan yang terstruktur.

Hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 102 anggota aktif dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah tergabung dalam komunitas ini.

​Untuk menunjang performa para anggotanya, komunitas ini diperkuat oleh divisi resmi khusus kepelatihan yang diisi oleh 5 orang pelatih mandiri.

Agenda latihan rutin dilaksanakan setiap hari Rabu dan Sabtu yang dikhususkan bagi anggota resmi.

Lokasi latihan tersebar secara strategis di beberapa titik ramah anak, seperti Kawasan Syekh Yusuf Gowa, Al-Markaz, dan Talasa City.

​Sementara itu, pada hari Minggu, komunitas membuka sesi Fun Riding atau latihan bersama tanpa sekat yang diperuntukkan bagi umum (non-member).

Format hari Minggu ini dirancang sebagai sarana edukasi dan pengenalan olahraga push bike kepada masyarakat luas tanpa dibebani materi teknik yang kaku.

Menembus Panggung Nasional dan Pengakuan Kormi

​Meski tergolong sebagai cabang olahraga rekreasi yang relatif baru di Indonesia Timur, progresivitas pembinaan di tubuh Balance Bike Makassar menunjukkan grafik yang impresif.

Komunitas ini tercatat telah berhasil mengantarkan dua rider binaannya untuk berlaga di level nasional.

Bahkan, dalam kejuaraan nasional yang berlangsung di Malang baru-baru ini, salah satu perwakilan dari Makassar sukses merebut podium sebagai Juara 2 Nasional di Kelas 2021.

​Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi tersebut, manajemen komunitas memberikan dukungan konkret berupa dana pembinaan hingga fasilitasi akomodasi keberangkatan bagi para atlet yang potensial.

​Langkah taktis komunitas ini dalam membangun ekosistem olahraga usia dini juga mendapat respons positif dari otoritas terkait.

Di tingkat regulasi, olahraga push bike saat ini bernaung di bawah jaringan Asosiasi Sepeda Motor Kross Indonesia (BMX) dan Asosiasi Pushbike Indonesia (ASPINA).

​Untuk tingkat daerah, Komunitas Balance Bike Makassar secara resmi telah diterima dan terdaftar sebagai anggota di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar.

Legitimasi ini diharapkan mampu memperkuat dukungan lintas sektor, termasuk sinergi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) demi keberlanjutan regenerasi atlet usia dini di masa depan.

“Bagi para orangtua yang ingin membangun mental dan fisik anak melalui komunitas push bike Makassar dapat mengunjungi instagram kami Balance bike.Makassar, ” ajaknya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *