Olahraga

Dari Pendamping Latihan hingga Juara, Kisah Devi Antar Soraya dan Pilar Raih Medali Gimnastik

×

Dari Pendamping Latihan hingga Juara, Kisah Devi Antar Soraya dan Pilar Raih Medali Gimnastik

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS,MAKASSAR – Di balik setiap medali yang diraih atlet muda, selalu ada sosok yang setia mendampingi perjalanan mereka. Kisah itu tercermin dari perjuangan Devi, seorang ibu asal Makassar yang berhasil mengantarkan kedua putrinya, Soraya dan Pilar, menorehkan prestasi membanggakan di dunia gimnastik.

Perjalanan tersebut bermula ketika Pilar, putri bungsu Devi, berusia empat tahun. Atas rekomendasi salah satu pemain PSM Makassar asal Brasil, Devi mulai memperkenalkan olahraga gimnastik kepada sang anak. Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju lokasi latihan di kawasan GTC, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk mendukung tumbuh kembang Pilar.

Baca juga: “Fresh Start, Fresh Beat”, Rangkaian Olahraga & Wellness Hadir di Trans Studio Mall Makassar

Ketika Rozora Gymnastics resmi membuka cabang di Nipah Mall, Devi langsung mendaftarkan Pilar untuk berlatih secara rutin. Keputusan itu kemudian menjadi titik awal lahirnya kisah inspiratif dari kedua putrinya.

Menariknya, bakat Soraya justru muncul tanpa direncanakan. Selama kurang lebih tiga bulan, ia hanya berperan sebagai pendamping yang setia mengantar adiknya berlatih. Namun, rutinitas melihat berbagai gerakan gimnastik membuat Soraya tertarik untuk mencoba. Dari rasa penasaran tersebut, lahirlah kecintaan terhadap olahraga yang kini mengantarkannya meraih berbagai prestasi.

Kerja keras dan disiplin yang dibangun selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Dalam ajang Rozora Internal Competition 2026, Soraya yang berlaga di Level 3 berhasil meraih medali emas. Prestasi itu melengkapi rekam jejak kompetitifnya yang telah teruji di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Sebelumnya, Soraya telah mengikuti sejumlah kompetisi di Jakarta dan Jawa Barat pada 2025. Pada April 2026, ia juga mendapat pengalaman bertanding di Bangkok, Thailand, dan Singapura.

Tak kalah membanggakan, Pilar yang turun di Level 1 sukses membawa pulang medali perak. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan yang ditanamkan sejak usia dini mampu menghasilkan prestasi yang nyata.

Bagi Devi, medali bukanlah tujuan utama. Ia mengaku lebih bangga melihat perubahan positif yang terjadi pada kedua anaknya setelah menekuni gimnastik. Selain membentuk postur tubuh dan kekuatan fisik, olahraga ini juga membantu meningkatkan rasa percaya diri, kedisiplinan, serta daya juang mereka.

Founder dan Coach Leader Rozora Gymnastics, Ricady Aldy Zenea, menilai gimnastik merupakan olahraga fundamental yang sangat baik untuk anak-anak. Menurutnya, gimnastik mampu melatih motorik, fleksibilitas, keseimbangan, hingga kekuatan fisik sejak usia dini.

“Anak-anak belajar disiplin, komitmen, dan tanggung jawab. Kompetisi juga membantu meningkatkan kepercayaan diri serta mental bertanding mereka. Di tengah gempuran teknologi dan AI saat ini, aktivitas fisik seperti gimnastik menjadi cara efektif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget,” ujarnya.

Kisah Soraya dan Pilar menjadi salah satu contoh keberhasilan pembinaan talenta muda yang dilakukan Rozora Gymnastics. Melalui Rozora Internal Competition yang digelar pada Minggu (31/5/2026), para pesenam muda mendapat kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan hasil latihan mereka.

Bagi orang tua seperti Devi, momen tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan bukti bahwa konsistensi, dukungan keluarga, dan semangat pantang menyerah dapat membawa anak-anak meraih prestasi sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *