Ragam

Four Points Makassar Hadirkan 40 Menu Chinese Halal, Perkuat Daya Saing di Pasar Wedding

×

Four Points Makassar Hadirkan 40 Menu Chinese Halal, Perkuat Daya Saing di Pasar Wedding

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS,MAKASSAR — Four Points by Sheraton Makassar mempertegas strategi bisnis berbasis nilai dengan mengusung konsep halal-friendly secara menyeluruh. Langkah ini ditandai dengan peluncuran 40 menu baru Chinese food di Golden Asian Restaurant yang dikembangkan tanpa unsur alkohol, baik dalam sajian maupun layanan hotel.

Di tengah persaingan industri perhotelan yang semakin ketat, pendekatan ini bukan sekadar inovasi kuliner, tetapi strategi komersial yang terukur. Permintaan terhadap layanan berbasis halal, khususnya dari segmen keluarga dan wedding, menunjukkan tren peningkatan signifikan di pasar Makassar. Kondisi ini dimanfaatkan Four Points untuk memperkuat lini Food & Beverage (F&B) sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan pendapatan.

Baca juga: Delapan Usaha Kuliner di Makassar Menunggak Pajak Restoran

Founder IMB Group, Idris Manggabarani, menilai diferensiasi berbasis nilai menjadi kunci memenangkan persaingan di industri hospitality yang semakin tersegmentasi.

“Konsep halal ini bukan hanya tren, tapi kebutuhan pasar. Kami optimistis ini akan menjadi daya tarik kuat dan terus mendorong pertumbuhan bisnis hotel,” ujarnya.

Dari sisi produk, inovasi menu menjadi ujung tombak. Executive Chinese Chef, Tan Kim Tiong, yang didatangkan dari Malaysia, menghadirkan beragam hidangan mulai dari olahan udang, daging sapi, ayam hingga menu premium seperti teripang dan kepiting. Seluruh sajian diperkuat dengan racikan saus khas yang dikembangkan secara eksklusif sebagai pembeda di pasar.

“Cita rasa tetap autentik Chinese, tetapi kami pastikan halal dan bisa diterima semua kalangan. Mungkin bahan sama, tetapi rasa kami berbeda karena saus diracik khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Director of Sales and Marketing, Devi Pujayanti, menegaskan bahwa konsep halal tidak berhenti pada aspek makanan, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tamu.

“Kami ingin memberikan rasa nyaman, khususnya untuk acara keluarga dan pernikahan. Selain menu Chinese halal, kami juga tidak menyediakan alkohol sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan pasar mayoritas di Makassar,” ujarnya.

Secara komersial, peluncuran menu baru ini turut memperkuat daya tarik paket Chinese wedding. Selain menjadi bagian dari paket utama, menu dapat dipesan secara fleksibel sebagai tambahan. Salah satu paket ditawarkan mulai Rp3,2 juta per meja untuk 10 orang, dengan variasi menu yang lebih beragam dan premium.

Kinerja segmen wedding menjadi tulang punggung bisnis hotel. Saat ini, Four Points Makassar mencatat rata-rata sekitar 50 acara pernikahan setiap tiga bulan. Dengan tambahan variasi menu dan penguatan konsep halal, manajemen menargetkan kontribusi F&B dapat mencapai 30 hingga 40 persen terhadap total pendapatan hotel.

Strategi ini mencerminkan pergeseran dalam industri perhotelan, di mana pengalaman dan nilai menjadi faktor utama dalam menarik konsumen. Four Points by Sheraton Makassar menunjukkan bahwa pendekatan halal-friendly yang terintegrasi tidak hanya menjadi diferensiasi, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi mesin pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *