Edukasi

Lompatan Reputasi Internasional, Unismuh Makassar Masuk 20 Besar Dunia Infrastruktur Hijau Kampus

×

Lompatan Reputasi Internasional, Unismuh Makassar Masuk 20 Besar Dunia Infrastruktur Hijau Kampus

Sebarkan artikel ini

ELINE.NEWS, MAKASSAR — Upaya Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar membangun kampus berkelanjutan mulai berbuah pengakuan global. Dalam rilis resmi UI GreenMetric World University Rankings 2025, Unismuh menempati posisi ke-20 dunia dan peringkat keempat nasional pada indikator ruang terbuka dan infrastruktur.

Capaian tersebut menempatkan Unismuh sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi dunia dalam aspek pengelolaan lingkungan kampus, sebuah indikator yang kini menjadi tolok ukur baru dalam kompetisi pendidikan tinggi internasional.

Baca juga : Menuju World Universty Rangking, Unismuh Makassar Lakukan ini

Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, menjelaskan bahwa hasil itu merupakan akumulasi dari strategi pengembangan kampus yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada desain kawasan yang ramah lingkungan dan terintegrasi.

“Penguatan data berbasis indikator global menjadi kunci. Kampus tidak cukup hanya membangun, tetapi harus mampu menunjukkan dampak dan keberlanjutannya,” ujarnya.

Strategi Ekspansi Berbasis Ekosistem

Model pengembangan multi-kawasan menjadi salah satu faktor utama yang mendongkrak penilaian. Selain kampus utama di Jalan Sultan Alauddin, Unismuh mengembangkan pusat pendidikan dan layanan kesehatan yang terhubung dalam satu sistem tata kelola lingkungan.

Rumah Sakit Pendidikan dan Fakultas Kedokteran yang berdiri di lahan sekitar tiga hektare dirancang sebagai kawasan terpadu. Di sisi lain, Pusdiklat Bollangi dengan dominasi ruang hijau memperkuat fungsi kampus sebagai ruang pembelajaran sekaligus kawasan konservasi.

Pengelolaan lahan pendidikan di Bissoloro, Kabupaten Gowa, seluas sekitar 72 hektare memperlihatkan integrasi antara pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan praktik pertanian berkelanjutan.

Sementara itu, keberadaan Hutan Pendidikan di Kabupaten Barru seluas 229 hektare menjadi aset strategis dalam mendukung indikator ruang terbuka hijau sekaligus laboratorium lingkungan hidup.

Ketua Unismuh Global Excellence Center, Prof Hartono Bancong, menilai pengakuan internasional tersebut lahir dari kerja kolektif lintas unit dalam membangun sistem pelaporan yang memenuhi standar global.

Infrastruktur sebagai Fondasi Transformasi

Wakil Rektor IV Unismuh, Dr Burhanuddin, menegaskan bahwa pemeringkatan internasional menuntut bukti kinerja yang terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, infrastruktur hijau bukan sekadar elemen fisik, tetapi menjadi fondasi bagi pengembangan kebijakan energi, pengelolaan limbah, efisiensi air, hingga sistem transportasi ramah lingkungan di dalam kampus.

“Ketika tata ruangnya kuat, maka indikator lain akan mengikuti secara sistematis,” katanya.

Konsistensi Menuju Kampus Berkelas Dunia

Dalam pemeringkatan UI GreenMetric 2025 secara keseluruhan, Unismuh berada di posisi 624 dunia dan peringkat 62 nasional. Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd Rakhim Nanda, menyebut capaian tersebut sebagai refleksi konsistensi sivitas akademika dalam membangun institusi yang kompetitif secara global.

Ia menekankan bahwa target berikutnya adalah meningkatkan kualitas program agar memberi dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.

Selain itu, Unismuh juga tercatat dalam Times Higher Education Impact Rankings 2025, Times Higher Education World University Rankings 2026, serta QS Asia University Rankings 2026.

Rangkaian capaian tersebut memperlihatkan bahwa transformasi kampus berbasis keberlanjutan kini menjadi instrumen utama dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *