ELINE.NEWS, JAKARTA — Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 bukan sekadar ajang pamer teknologi bagi LEPAS. Di panggung ini, brand New Energy Vehicle (NEV) premium tersebut melakukan debut global LEPAS E4, SUV listrik murni pertamanya — dan memilih Indonesia sebagai lokasi peluncuran dunia.
Keputusan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah world premiere bukan tanpa kalkulasi. Pasar kendaraan listrik nasional menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam tiga tahun terakhir, terutama di segmen SUV listrik yang menjadi tulang punggung penjualan EV global. Dengan basis konsumen urban kelas menengah atas yang terus berkembang, Indonesia dinilai strategis untuk menguji positioning produk premium berbasis elektrifikasi.
Deputy Director of LEPAS Business Unit, Ricky He, menyebut peluncuran E4 sebagai representasi arah jangka panjang brand dalam era elektrifikasi. Namun di balik pernyataan tersebut, langkah inidapat dibaca sebagai strategi memperkuat citra global sekaligus membangun kredibilitas di pasar Asia Tenggara sebelum ekspansi yang lebih luas.
Baca juga : L8 Resmikan Showroom 3S
Strategi Positioning: Premium, Bukan Mass Market
LEPAS E4 diposisikan bukan untuk bersaing di segmen harga agresif. Brand ini memilih jalur premium dengan mengandalkan diferensiasi desain, identitas visual kuat, dan pendekatan emosional terhadap konsumen urban.
Mengusung filosofi “Electrification, the LEPAS Way”, LEPAS mencoba membingkai elektrifikasi sebagai pengalaman gaya hidup, bukan sekadar peralihan mesin pembakaran ke baterai. Strategi ini menempatkan E4 dalam kategori SUV listrik yang menekankan citra, desain, dan karakter.
Dari sisi desain, konsep Leopard Aesthetics menjadi fondasi visual kendaraan. Garis streamline, proporsi tegas, hingga elemen seperti Predator Gaze Headlamp dan 18-inch AeroLeopard Shadow Alloy Wheels menunjukkan upaya membangun identitas yang mudah dikenali. Pendekatan ini penting dalam persaingan EV yang semakin homogen secara tampilan.
Momentum Industri: Perang SUV Listrik
Segmen SUV listrik saat ini menjadi arena paling kompetitif dalam industri EV global. Konsumen menginginkan kendaraan listrik yang tetap mempertahankan postur gagah, ruang luas, dan fleksibilitas keluarga — karakter yang melekat pada SUV konvensional.
Dengan meluncurkan E4 di Indonesia, LEPAS masuk langsung ke jantung persaingan tersebut. Jika mampu mengombinasikan desain kuat dengan teknologi baterai dan sistem efisiensi yang kompetitif, E4 berpotensi memperluas pangsa pasar premium EV di Tanah Air.
Namun tantangan tetap ada. Infrastruktur pengisian daya, persepsi durability, serta harga jual akan menjadi faktor penentu keberhasilan penetrasi. Debut global hanyalah langkah awal keberlanjutan penjualan akan ditentukan oleh kesiapan ekosistem dan layanan purnajual.
Indonesia sebagai Batu Loncatan Regional
Pilihan Indonesia sebagai lokasi peluncuran dunia mengirim pesan strategis: Asia Tenggara bukan lagi pasar sekunder, melainkan medan pertumbuhan utama EV premium.
Dengan regulasi yang semakin mendukung elektrifikasi dan minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan yang meningkat, Indonesia bisa menjadi basis penting bagi ekspansi LEPAS di kawasan.
Debut LEPAS E4 di IIMS 2026 bukan sekadar perkenalan model baru. Ini adalah pernyataan positioning global bahwa LEPAS siap masuk ke fase kompetisi SUV listrik premium — dengan Indonesia sebagai panggung awalnya.












