ELINE.NEWS,Jakarta — PT Astra International – UD Trucks Sales Operation atau Astra UD Trucks secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Pertamina Patra Niaga melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait dukungan operasional dan keandalan armada kendaraan niaga. Penandatanganan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, di Oakwood Premier Cozmo Kuningan, Jakarta.
Kemitraan strategis ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam memperkuat keandalan, keselamatan dan keamanan, serta keberlanjutan distribusi energi nasional melalui pengelolaan armada niaga yang efisien, andal, dan memenuhi standar operasional tertinggi.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, yang diwakili oleh Vice President Supply & Distribution Pertamina Patra Niaga, Teddy Bariadi, serta Chief Executive Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko. Kegiatan ini turut disaksikan oleh jajaran eksekutif dari kedua belah pihak, antara lain Johan Kleinsteuber selaku President Director UD Trucks Indonesia, Handi Lim selaku Vice President Director UD Trucks Indonesia, Doni Indrawan selaku Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, serta Yock Yorlando selaku Direktur Utama PT Patra Logistik.

,Vice President Director UDAMI – Handi Lim, President Director UDAMI – Johan Kleinsteuber, Chief Executive UDSO – Bambang Widjanarko, VP Supply & Distribution – Teddy Bariadi, Direktur Utama PT Patra Logistik – Yock Yorlando, Direktur Utama PT Elnusa Petrifon – Doni Indrawan, Manager Distribution Operation – Taufan Enggar Surya A.G.
Sebagai tulang punggung distribusi energi nasional, armada kendaraan niaga memiliki peran strategis dalam memastikan kelancaran pasokan BBM dan energi ke berbagai wilayah Indonesia. Melalui kemitraan ini, Astra UD Trucks akan menghadirkan dukungan menyeluruh mulai dari perawatan armada yang terstandarisasi, dukungan teknis berbasis data, hingga penguatan aspek keamanan dan keselamatan pengemudi serta kendaraan, guna memenuhi kebutuhan operasional Pertamina Patra Niaga yang berskala nasional.
Keunikan kemitraan ini tercermin dari peran Pertamina Patra Niaga yang tidak hanya menggunakan armada kendaraan niaga, tetapi juga menetapkan kebijakan serta standarisasi perawatan untuk setiap armadanya. Pendekatan ini bertujuan memastikan perawatan armada terintegrasi dan konsisten di seluruh afiliasi, konsorsium, dan anak perusahaan di bawah naungan Pertamina Patra Niaga.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kelancaran distribusi energi ke berbagai wilayah Indonesia di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan logistik nasional.
“Melalui kemitraan strategis ini, kami memperkuat pengelolaan armada secara terstandar untuk memastikan seluruh aktivitas logistik berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan, serta memperkuat kesiapan operasional di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Ega.
Sementara itu, Bambang Widjanarko, Chief Executive Astra UD Trucks, menyatakan bahwa kemitraan ini mencerminkan komitmen jangka panjang Astra UD Trucks dalam menghadirkan solusi transportasi niaga yang andal bagi sektor strategis nasional.
“Dengan dukungan purna jual terintegrasi, teknisi yang tersertifikasi, serta pemanfaatan data operasional, Astra UD Trucks berkomitmen memastikan armada pelanggan selalu siap beroperasi dengan aman dan optimal,” jelas Bambang.
Saat ini, armada kendaraan niaga yang mendukung aktivitas logistik Pertamina Patra Niaga telah beroperasi di berbagai wilayah strategis di Indonesia, termasuk Jawa, Sumatera, serta Kawasan Indonesia Timur, dan akan terus berkembang seiring pertumbuhan kebutuhan distribusi energi nasional.
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan tantangan logistik yang semakin kompleks, kolaborasi antara industri otomotif dan sektor energi dinilai semakin relevan. Melalui kemitraan ini, Astra UD Trucks dan Pertamina Patra Niaga berharap dapat membangun kerja sama jangka panjang yang berlandaskan profesionalisme, tata kelola perusahaan yang baik, serta kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan energi nasional bagi masyarakat Indonesia.(*)












